Teknologi Ini Disebut Teknologi Paling Menakutkan Didunia

Di zaman yang kian modern kini, teknologi sudah semakin berkembang dan banyak digemari. Sejumlah aplikasi telah dibentuk, banyak di antaranya yang ditujukan untuk meringankan tugas sehari-hari manusia. Ada pula yang diciptakan untuk melakukan hal khusus.

Contohnya saja Silicon Valley yang dibangun di atas gagasan bahwa teknologi adalah kekuatan yang harus digunakan untuk kebaikan. Mereka telah melakukan banyak perubahan besar yang bisa dilihat hanya dalam satu generasi.

Apple membuat ponsel pintar secaara berkala dan masih laku di pasaran d dunia. Facebook menghubungkan lebih dari 2 miliar orang di planet ini. Google mampu memberikan jawaban untuk hampir semua pertanyaan hanya dengan waktu sepersekian detik saja.

Perusahaan seperti Amazon, Netflix, dan Uber seolah paham apa yang dibutuhkan umat manusia di Bumi, sehingga mereka dianggap penting.

Tetapi, seluruh teknologi yang dilahirkan tersebut pun membawa konsekuensi yang tidak diinginkan. Peretas semisal. Hacker sudah beberapa kali mencuri data dan identitas pengguna aktif internet.

Ada pula penyalahgunaan media sosial untuk mempengaruhi pemilihan umum, menabur kebencian dan berita bohong. Selain itu, penerapan kecerdasan buatan (AI) dan sistem pengenalan wajah juga disebut mengkhawatirkan banyak pihak.

Pertumbuhan dan kapasitas anak-anak pun menjadi tantangan terbesar orangtua saat ini.

Namun berita baiknya adalah beberapa perusahaan yang bergabung di Silicon Valley bergabung dengan akademisi, pembuat kebijakan, dan konsumen untuk memecahkan segala permasalahan itu.

Lalu, teknologi seperti apa yang disebut paling menakutkan di dunia? Berikut 6 di antaranya.

  • Pengenal Wajah

Phil Schiller menuturkan kecanggihan iPhone X dalam peluncuran di Steve Jobs Theatre, California, Selasa (12/9). Kelebihan iPhone X dibanding iPhone lainnya memiliki Face ID, pemindaian wajah untuk membuka kunci layar. (AP Photo/Marcio Jose Sanchez)

Teknologi canggih ini sudah menciptakan manfaat baru dan penting bagi orang-orang di seluruh dunia, tetapi kita harus berpikir luas tentang risikonya. Demikian menurut Brad Smith, presiden Microsoft.

Menurutnya, sejauh ini, sistem pemindai atau pengenal wajah dinilai mampu melampaui kemampuan pemerintah yang ada di sejumlah negara.

Otoritas bahkan harus mengadopsi undang-undang baru untuk melindungi bangsanya dari diskriminasi, ancaman terhadap data pribadi dan dampak potensial terhadap hak-hak demokratis.

  • Pengatur Saraf

Ketimpangan saraf bisa menjadi permasalahan yang timbul di masa depan.

Moran Cerf, ahli ilmu saraf dan profesor bisnis di Northwestern University (Illinois, AS) mengemukakan, beberapa orang akan dapat meningkatkan pemikiran mereka dengan sebuah chip yang ditanamkan di otak, sehingga membuat diri mereka –secara tidak proporsional– lebih pintar daripada rata-rata manusia.

Mungkin juga ada risiko manipulasi pikiran.

Dengan ahli saraf yang semakin baik dalam mengembangkan ilmunya untuk mengakses otak dan mengubah pemikiran manusia, kita bahkan bisa mencapai dunia di mana kita juga bisa mengubah pikiran orang lain.

Ini adalah teknologi yang menakutkan, mengetahui bahwa seseorang dapat “menulis” ke dalam pikiran kita, menciptakan pemikiran dan ide-ide dalam otak kita sendiri sehingga kita tidak akan bisa membedakan hasil dari apa yang kita buat sendiri.

  • Pelindung Bocah

Joshua Sparrow, M.D. (gelar untuk “a Doctor of Medicine”) dari Harvard University mengatakan, setiap aspek perkembangan manusia, kesehatan dan kesejahteraan, akan tergantung pada kemampuan kita untuk menavigasi dan membentuk hubungan sosial yang penuh kasih.

Namun, beberapa penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa para orangtua dapat membahayakan anak-anak mereka ketika mereka mengalihkan perhatian ke ponsel.

Dalam satu waktu, anak di bawah umur dan bayi, jadi lebih negatif dan kurang mengeksplorasi ketika orangtua mengangkat telepon mereka. Kebiasaan menggunakan perangkan digital mungkin menghalangi hubungan interpersonal sesama individu.

Penelitian Kathy Hirsh-Pasek, Ph.D. dari Temple University menunjukkan, 74% kepala sekolah dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas mengeluh bahwa kekhawatiran terbesar mereka adalah peningkatan tajam pada emosional anak-anak lantaran pemakaian gawai.

  • Keamanan di Rumah Sakit

Joshua Corman, ahli strategi keamanan siber menuturkan, “Saya meluncurkan sukarelawan peretas kolektif untuk menyelamatkan nyawa manusia melalui penelitian keamanan. Kita telah berpartisipasi besar pada keselamatan pasien di rumah sakit, terutama dengan adanya perubahan pada panduan FDA dan perangkat medis. Tetapi, risiko buruk juga tetap ada.”

Jadi seiring dengan adanya riset tersebut, ia sudah mulai membunuh pasien. Tentu saja, tidak secara harfiah, tetapi melalui simulasi peretasan dengan dokter ahli.

Tim peneliti dapat mematikan peralatan medis yang sifatnya penting, menghancurkan data pasien dan membuat cukup banyak penundaan perawatan yang mirip malapetaka –sehingga pasien akan mati jika ini bukan simulasi.

“Kami melakukan riset ini untuk mengkatalisasi reformasi medis, sebelum ada kerusakan nyata pada pasien. Dokter secara implisit mempercayai teknologi, tetapi ada “harga yang harus dibayar”. Rumah sakit perlu melakukan latihan serupa dan beradaptasi dengan risiko yang muncul ini,” pungkasnya.

  • Keamanan Nasional

Akankah perusahaan teknologi Amerika bekerja untuk memberi Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya teknologi pertahanan terbaik? Atau akankah mereka membiarkan China dan Rusia memimpin?

“Jika kita tidak melakukan pekerjaan itu, orang lain akan memiliki kekuatan di ruang pertahanan untuk menetapkan norma etika yang bertentangan dengan nilai-nilai fundamental,” ucap Palmer Luckey, pendiri Anduril, sebuah perusahaan pertahanan.

  • Etika Sehari-Hari

Apa gunanya hukum ketika ilmuwan China, He Jiankui, mengklaim bahwa dirinya telah mengedit DNA bayi kembar? Regulasi teknologi yang ramah inovasi sangat penting, tetapi seringkali tidak efektif.

“Etika membutuhkan pemikiran terlebih dahulu, sebellum bertindak. Etika juga harus menjadi kebiasaan sehari-hari dalam mengambil keputusan dan komitmen, mengarahkan setiap pilihan di semua tingkatan organisasi,” kata Susan Liautaud, dosen etika di Stanford University dan konsultan etika.

Ini Alasan Cowok Suka Cewek Berambut Pendek

Rambut adalah mahkota bagi wanita, mereka rela menghabiskan waktu berjam-jam disalon untuk merawat rambut mereka. Bagi wanita penampilan merupakan nomor satu, menurut mereka juga berpenampilan haruslah menarik bagi yang akan melihatnya tidak hanya kepada lawan jenis tapi juga di antara kawan sejenis. Faktor ini lah yang mendorong mereka rela menghabiskan banyak uang dan waktu untuk penampilan mereka.

Secara harfiah, seorang wanita ditakdirkan memiliki rambut yang panjang. Beberapa wanita berasumsi jika memiliki rambut panjang akan seperti ratu dalam sebuah dongeng, karena hampir semua dongeng menceritakan ratu adalah wanita tercantik dalam cerita tersebut dan berambut panjang.

Sehingga tak salah jika banyak pria yang jatuh cinta dengan wanita berambut panjang layaknya seorang putri, namun ada juga pria yang lebih tertarik dengan wanita berambut pendek. Tren dan mode pun kini sudah banyak memberi referensi bagi wanita untuk mengaplikasikan tren-tren rambut pendek masa kini, semakin banyak wanita yang tidak lagi beranggapan bahwa rambut pendek tidak selalu hanya identik dengan pria atau wanita-wanita tomboi saja.

Semakin meluasnya tren-tren wanita berambut pendek ini ternyata juga mempengaruhi faktor kriteria bagi para kaum adam, kini wanita berambut panjang tidak selalu identik dengan kecantikan dan kemewahan karena kecantikan dan kemewahan terbagi untuk para wanita berambut bondol juga. Beberapa kaum adam pun gencar ingin memiliki pasangan berambut pendek karena berbagai alasan.

Bukan berarti kaum adam ini menyukai para Kartini berambut pendek karena mereka berpenampilan dan bertingkah layaknya seorang pria loh, tapi ada alasan lain yang membuatnya jatuh cinta dengan penampilan rambut pendek para wanita. Dan kini terbukti banyak publik figur yang memotong rambutnya menjadi pendek dan mendapat apresisi oleh fans nya karena terkesan terlihat lebih cantik.

Berikut 5 alasan yang menjadi alasan kenapa pria menyukai wanita berambut pendek.

  • Kesan terlihat fresh di mata pria

Berambut pendek membuat para wanita tidak sulit dalam menata dan merawat rambut, mereka memiliki waktu yang lebih pendek untuk melakukan perawatan. Bagi pria wanita berambut pendek ini terlihat lebih segar karena tidak harus selalu disulitkan tentang rambut dan membuat mereka terlihat lebih bersinar.

Pria sangat suka jika wanita bisa tetap terlihat segar seharian penuh, dengan begitu pria tidak akan merasa bosan dan wanita pun tidak harus disulitkan karena penampilan mereka.

  • Meningkatkan daya tarik​​​​​​​ bagi kaum adam

Apabila si wanita berambut bondol ini sedang berjalan bersama sahabat dan apabila ia sendiri yang berambut pendek sudah pasti ia akan jelas terlihat berbeda. Dengan tampilannya yang unik pria akan berasumsi jika wanita ini memiliki sifat yang mungkin berbeda dengan teman-temannya.

Rambut bondol bisa menjadi faktor X bagi wanita untuk bisa terlihat berbeda, pria pun akan menyadarinya dan memberi kredit poin lebih baginya.

  • Mereka dianggap lebih mudah bergaul

Menurut pengalaman pribadi, wanita-wanita berambut pendek memang kadang tidak lebih jaim dibanding para wanita yang merasa elegan dan cantik dengan rambut panjangnya. Mereka lebih bisa berbaur lebih cepat dengan kaum adam karena sifatnya yang tidak membatasi diri untuk berteman dengan siapapun sehingga mereka lebih cepat beradaptasi dengan lingkungannya.

Dengan banyaknya teman akan membuka hubungan relasi baginya dengan begitu semakin banyak teman semakin banyak pula informasi dan ilmu baru yang bisa didapat.

  • Terkesan Sporty

Atlit merupakan salah satu profesi yang menjadi alasan mengapa para kaum hawa berambut pendek, memang tidak sedikit juga atlit wanita yang mempertahankan rambut panjangnya. Profesi atlit yang mengharuskan mereka terus bergerak ini lah yang menjadi alasan mengapa mereka memilih memangkas rambutnya.

Dengan begitu para atlit berambut pendek ini akan lebih fokus ke pertandingan yang dilakoninya tanpa takut terhalang oleh rambut.

  • Terlihat cocok menggunakan pakaian apa saja

Si rambut pendek ini sebenarnya memiliki sedikit sifat boyish, pakaian yang mereka gunakan cenderung kasual dan sangat memperlihatkan ke-simpelan mereka, namun kodrat wanita akan tetap ada dalam diri mereka. Merekapun masih berkeinginan untuk menggunakan pakaian-pakaian elegan yang sangat feminim dan cantik di mata lawan jenisnya.

Di mata beberapa pria, wanita berambut pendek ini masih sangat cocok untuk menggunakan pakaian elegan tersebut karena untuk mereka justru wanita dengan rambut pendek akan lebih terlihat manis saat menggunakan busana elegan tersebut, selama ini pria sudah terbiasa jika melihat wanita berambut panjang menggunakan pakaian elegan yang memang sudah pasti sangat cocok mereka gunakan. Namun saat melihat wanita berambut pendek menggunakannya akan ada kesan yang berbeda yang ditinggalkan diingatan para pria.

Setiap pria memiliki kriterianya masing-masing dalam memilih pasangan, tidak melulu ia akan suka wanita dengan rambut panjang saja. Untuk wanita jika berani mengubah gaya tatanan rambut mungkin saja kalian jauh akan lebih menarik di mata pria.